Apa yang bikin kamu bersyukur banyak-banyak? Banyak? Tahunan lalu. Saat masih berbadan kecil, yang hanya sesekali menyapa 'hai' kepada beberapa teman, dan memaksakan diri untuk mengikuti kegiatan
Kalau saya ditanyai, apa buku novel Jepang terjemahan pertama yang dibaca, saya akan menjawab Jika Kucing Lenyap dari Dunia karya Genki Kawamura. Novel dengan kover warna merah muda bergambar kucing
Cukup melihat sekilas "rak" buku di balik laptop yang saya hadapi, hanya ada satu buku komik. Buku Doraemon yang dulu didapatkan bekas, bukan beli baru. Di situ, kebanyakan novel, novela, cerpen,
Waktunya buku lagi! Satu buku yang saya baca kali ini malah belum pernah masuk daftar baca. Hanya pernah melihat selinting saja, mengingat penulis buku juga pernah menelurkan film yang menceritakan
Hai, hai. Bertemu lagi di kategori ulasan buku 👋 Berminggu-minggu kemarin saya "sibuk" membaca novel Kepada Siapa Genta Berdentangan alias For Whom the Bell Tolls (judul aslinya). Salah satu karya
Saya menyukai satu grup musik luar negeri. Legendaris. Tahulah, Westlife itu. Cukup bikin "gila" setelah album Coast to Coast meluncur. Entah pernah dapat dari mana, lupa, keluarga saya memiliki
Pekan ini sedang ingin menelurkan esai di KaryaKarsa. Salah satu jenis konten yang memang pernah saya niatkan untuk ditulis di platform tersebut. Di Balik Tombol IKUTI menceritakan tombol IKUTI yang
Apa yang kamu lakukan jika isi kepala dan hati sedang tidak bersahabat? Ya pusinglah, ya sedang tak termotivasilah, ya sedang suntuklah, ya sedang sedihlah, dan ya ya ya lainnya. Menampik semuanya?
Menulis adalah bukti kehadiran. Bukti keberadaan. Saya dapat menyampaikan pikiran untuk saya simpan sendiri sebagai idealnya harta, atau saya sampaikan kepada orang-orang guna menyebarkan gagasan
Sudah menjadi hukum pasti, tak tertulis, bahwa setiap pekerjaan mempunyai sisi enaknya sendiri, sekaligus sisi tidak enak yang menyebalkan sekali. Tidak selalu "sekali", ding. Enak tidak enak adalah